Shosanna Dreyfus (Mélanie Laurent) terpaksa harus menyaksikan keluarganya dibantai tentara Nazi. Untungnya ia berhasil lolos dan melarikan diri ke Paris. Di Paris, Shosanna kemudian bekerja pada sebuah gedung bioskop sebagai operator pemutar film.

Di tempat lain, Letnan Aldo Raine (Brad Pitt) berusaha menggalang kekuatan dengan mengumpulkan para kaum Yahudi dan membentuk satu pasukan yang kemudian dikenal sebagai The Basterds. The Basterds membuat satu rencana besar untuk menggulingkan kekuasaan Hitler yang saat itu makin merajalela.

Dalam rencana besar itu, Aldo melibatkan seorang aktris Jerman bernama Bridget Von Hammersmark (Diane Kruger) yang sebenarnya adalah seorang agen rahasia. Mereka kemudian merancang skenario pembunuhan Hitler yang saat itu dijadwalkan akan hadir dalam sebuah pemutaran sebuah film propaganda di Paris. Rencana besar Aldo ini berisiko gagal karena Shosanna yang kebetulan menjadi tuan rumah acara pemutaran film yang digelar Nazi ini punya rencana sendiri untuk membalas dendam lamanya.

Entah kenapa tapi tahun ini sepertinya jadi tahun keemasan film-film bertema Nazi. Sebelum INGLOURIOUS BASTERDS ini, Tom Cruise muncul dengan film bertema sama yang berjudul VALKYRIE bahkan sebelumnya ada film drama berjudul THE READER yang juga mencoba mengungkap era kelam dalam sejarah dunia ini. Entah karena kebetulan atau memang tren sedang bergeser ke arah sana tapi yang jelas BASTERDS ini tergolong unik dibanding film-film tentang Nazi sebelumnya.

Saat BASTERDS ini baru dipromosikan, ada kesan bahwa proyek Quentin Tarantino ini adalah proyek action semata namun saat menonton film ini, kesan itu hampir tidak ada sama sekali. Adegan tembak-tembakan memang masih ada namun tak seperti biasanya, kali ini Quentin sepertinya mencoba membuat pendekatan lain tentang kata ‘kekerasan’.

Sebagian besar film ini berisi dialog dan bukanya adegan baku tembak. Tapi justru di situ letak kekuatan film ini. Selain kemampuan mengolah kata, Quentin juga mampu menyampaikan pesan yang tersirat dalam rangkaian kata itu. Unsur suspense dan thriller di sini disampaikan dalam bentuk suasana yang meliputi percakapan antara para tokoh dalam film ini dan nyatanya itu cukup efektif membangun ketegangan.

Meskipun nama Brad Pitt dipasang sebagai pemeran utama dalam film berdurasi sekitar 150 menit ini namun terlihat jelas bahwa film ini sebenarnya adalah filmnya Christoph Waltz yang berperan sebagai Kolonel Hans Landa. Waltz mampu membawakan karakter Landa yang kompleks dengan sangat baik. Bahkan saat karakter ini berbicara dengan lemah lembut pun kesan intimidasi yang tersirat lewat kata-kata dan raut muka Waltz terlihat dengan sangat jelas.